Bagi orang
yang selalu senantiasa berfalsafah,hidup di dunia ini adalah sebuah ujian bukan
sebuah kesenangan.Dalam setiap kejadian adalah sebuah pelajaran,pelajaran dari
sebuah sekolah kehidupan.Agar kita tau apa,bagaimana dan mau kemana tujuan
hidup kita seterusnya.Pelajarannya adalah setiap kedipan mata,hembusan
nafas,dan perputaran roda kehidupan.Pelajarannya adalah gugur dan berseminya
daun-daun,gemericik hujan yang membasahi tanah,panasnya sang matahari yang
menyengat menyinari bumi ini,dan menyaksikan semua yang hidup terus mati.Semua
adalah pelajarannya.
Kita semua akan mati,akan meninggalkan
dunia yang kita cintai ini,dunia yang banyak menjanjikan kesenangan semu,tanpa
di sadari kita di nina bobokan dengan berbagai kesenangannya.Jangan sampai kita
tenggelam dalam manisnya dunia ini,karena dunia ini adalah sebuah permainan
yang pasti berakhir dengan datangnya kiamat kubra.Harta dan tahta adalah sebuah
ujian bukan sebuah kemenangan,tapi sayangnya manusia banyak yang berlomba-lomba
mencari keberadaannya dengan cara sikut kiri dan kanan berbagai cara ia lakukan
perbuatan harampun ia halalkan demi sebuah tujuan yaitu kesenangan.Waspadalah
atas kesenangan duniawi,karena semua itu adalah sebuah ujian yang nyata.
Kematian
adalah hak bagi semua makhluk hidup,maut akan menghampiri siapa saja,tak kenal
waktu dan keadaan,tak kenal yang muda ataupun yang tua,wanita cantik ataupun
jelek,orang kaya ataupun orang miskin,bila sudah tiba saatnya gak ada yang bisa
bernegosiasi dengan kedatangannya.Kematian adalah takdir,maka alangkah bijaknya
bila kita sering-sering mengingat mati.Pernah ada seorang sahabat bertanya pada
Nabi Muhamad Saw,”Ya Rasullulah siapakah
orang yang paling bijak di muka bumi ini?.Beliau menjawab,orang yang paling
bijak adalah orang yang sering mengingat mati”.Banyak tertawa membuat kita
lupa akan kematian kita,seakan-akan kita hidup selamanya di dunia ini.Tertawa terbahak-bahak
membuat hati kita berkarat tak terawat.
Semua yang
Nampak secara kasat mata akan sirna.Tumbuhan,hewan dan semua material di dunia
ini akan musnah.Dunia ini sudah terlalu cukup tua untuk terus laju,bila di
analogikan dunia ini adalah seorang manusia yang sudah tua, segala penyakit
datang di setiap waktu,penyakit itu datang bertubi-tubi hingga saatnya ajal
menghampiri.Begitu pula dengan dunia ini,penyakitnya datang di setiap
waktu,bencana demi bencana terus saja hadir di dalam kecongkakan penghuninya,banjir
yang selalu melanda kota dan desa,kebakaran terus saja ada di perkotaan dan di
pedesaan,gempa yang setiap saat bisa meruntuhkan gedung para konglomerat dan
saung orang melarat.Semuanya adalah penyakit usia dunia ini yang sudah cukup
tua,bila bencana sugra sudah hilang kemungkinan besar bencana kubra akan
datang.Ketika kiamat kubra datang menghantam dunia ini,semua makhluk yang hidup
di dunia ini akan mati dan punah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar